Kuliah Islamic Studies di Belanda saya merasa biasa-biasa saja. Saya tidak menemukan hal-hal aneh. Ini saya kira karena saya lahir di lingkungan Muslim dan menjadi Muslim. Sejak kecil sudah biasa pergi mengaji, masuk pesantren, sekolah di Madrasah Tsanawiyah Cibaliung-Pandeglang, Aliyah Mathla’ul Anwar Menes-Pandeglang, dan kuliah di IAIN Banten. Dalam satu tahun kuliah ini hanya empat pelajaran yang saya pelajari: Methods and Principles, Text and Transmission, Antrophology of Muslim Societies, dan Comparative Study of Religion. Hingga sampai batasan tertentu, saya menyimpulkan bahwa kita, apabila punya buku yang banyak, tak usah kuliah ke luar negeri. Read the rest of this entry »
MENGGAGAS ENSIKLOPEDIA BANTEN
October 24, 2007Pada abad ke-9, “Cantaka Parwa” yang disinyalir sebagai ensiklopedia tertua di Indonesia mengada. Dengan memakai bahasa Jawa kuno, ensiklopedia tersebut memuat segala macam ilmu pengetahuan, mitologi dan wiracarita. Dari sini kita bisa mengetahui bagaimana kebudayaan Jawa-Hindu di masa lampu. Secara tak langsung, kita juga diberikan pemahaman betapa menulis menandai kecerdasan pada zamannya. Read the rest of this entry »
LUMBUNG BANTEN MULAI TERISI
October 19, 2007Musim kemarau 2007 hampir dipastikan berakhir. Di minggu keempat puasa, hujan mengguyur Banten. Read the rest of this entry »
NANDUR LUMBUNG BANTEN
October 19, 2007
Peluncuran Perdana, Senin, 8 Oktober 2007, Pukul 15.30.
Menu: Peluncuran 10 buku para penulis Banten
Menu tambahan: Buka Puasa bersama
Sekitar 8 Oktober 1525, Maulana Hasanudin bertandan ke Banten Girang. Hasanudin mengajak Pucuk Umun masuk Islam. Tapi Pucuk Umun menolak. Lalu mereka bertaruh ayam; dengan taruhan siapa yang kalah harus menyerah. Pucuk Umu kalah dan memilih mengasingkan diri ke tanah Kanekes, Baduy sekarang. Read the rest of this entry »

Posted by lumbungbanten
Posted by lumbungbanten
Posted by lumbungbanten